Laporan Kunjungan
STASIUN BESAR GAMBIR JAKARTA
Nama pembimbing: Kusnari S.pd
Nama pendamping: Dwi Agus Hariyanto M.pd
Osda Ida Perida Manurung
Nama siswa : Aldy Nugraha
Kelas : X AP 1
Tahun Ajaran: 2017/2018
Kata Pengantar
Dengan
menyebut nama Allah SWT yang maha esa. Kami panjatkan puja dan puji syukur atas
kehadirat-Nya, yang telah rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami sehingga
kami dapat menyelesaikan laporan kunjungan tentang mesin cetak tiket di Stasiun
Besar Gambir.
Laporan ini
telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak
sehingga dapat mempelancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan
banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan
laporan ini.
Terlepas dari
semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi
susunan kalimat maupun tata bahasanya.oleh karena itu dengan tanagan terbuka
kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki
laporan kunjungan ini.
Akhir kata
kami berharap semoga laporan kunjungan tentang mesin cetak tiket mandiri di
Stasiun Besar Gambir dapat sedikit memberikan manfaat dan informasi mengenai
mesin tersebut kepada pembaca.
Jakarta, 5 April 18
Penyusun
Aldy
nugraha
Dasar
perintah
Siswa
kelas X AP1, SMK Negeri 9 Jakarta
melakukan kunjungan ke Stasiun Gambir pada hari Selasa, 27 Maret 2018. Atas
dasar perintah Pak Kusnari perihal untuk mempelajari tentang mesin cetak tiket
mandiri.
Pak Kusnari
memerintahkan secara langsung kepada para murid
X AP 1 pada saat pelajaran Teknologi Perkantoran
Perjalanan
Pertama-tama kami berkumpul di sekolah pada
pukul 06.30 WIB. Untuk sejenak sarapan dan menunggu perintah selanjutnya. Tepat
pukul 07.30 WIB, kami mendapat perintah untuk bekumpul di parkiran sekolah
untuk membagi kelompok dan di berikan sedikit pengarahan oleh Bapak Edi
Sumartono selaku kepala staff Tata Usaha di SMKN 9 Jakarta. Setelah itu kami di
berikan skema perjalanan di karenakan bus sekolah tidak bisa di sewa jadi kita
menggunakan bus Transjakarta.
Kami di dampingi oleh bapak Dwi Agus
Haryanto dan juga Ibu Osda Ida Prida Manurung. Kami berangkat menuju halte
busway Gedong Panjang dan menunggu kurang lebih sekitar 15 menit. Kemudian kami
menaiki busway jurusan balai kota.
Pada saat perjalanan suara kami harus di
kecilkan agar tidak menganggu penumpang lain. Ternyata keindahan kota Jakarta
itu indah dan menarik dimana bangunan tua bercampur dengan bangunan modern,
itulah yang membuat menarik.
Sepanjang perjalanan saya hanya berbicara
sekali-kali untuk menanyakan kabar maupun tugas. Selang 30 menit kemudian kami
sampai di halte balai kota dan sejenak beristirahat kembali absen kembali untuk
memastikan tak ada yang tertinggal. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan
menuju stasiun gambir dengan berjalan kaki kurang lebih 5 menit melewati salah
satu pintu masuk silang Monas yang terlihat jelas dari tempat kami berjalan.setelah
itu kami pun sampai di suatu lapangan di stasiun gambir.
Stasiun Gambir
Kemudian
kami di bagi lagi menjadi 2 kelompok di karenakan tempat mesin cetak mandiri
ada di bagian utara dan selatan. X AP 1 di utara bersama Bapak Zaidan dan X AP
2 bersama Ibu Diah, kamimelihat bagaimana proses pencetakkan tiket dan juga
melihat ruangan-ruangan yang ada di dalam kawasan stasiun gambir.
Saat
berkeliling saya melihat banyak orang-orang yang inginbrtlibur maupun yang
ingin pergi ke kampung halaman di lihat dari barang bawaaanya,dan juga para
turis asing yang ingin berlibur. Mereka nampak senang dan juga nyaman.
Setelah itu
kami di ajak ke sebuah aula yang terdapat di lantai 2. Yang ternyata ruangan
itu adalah ruang VIP yang di tujukan untuk penumpang yang membawa rombongan
lebih dari 20 orang. Di sana kami melakukan sesi tanya jawab dan juga bersenda
gurau.
Kamipun
bergegas menuju kembali ke tempat awal
untuk di berikan pengarahan oleh Kepala Stasiun Besar Gambir Ibu Rizky
Afrida. Serta penyerahan sertifikat.
Kesimpulan
Dengan
kegiatan ini saya dapat menyimpulkan bahwa:
1.
Stasiun Gambir hanya dapat melayani kereta api kelas eksekutif
2.
PT. KAI membuka program atau rute baru yaitu kereta bandara
3.
PT. KAI menyediakan kereta pariwisata
4.
Anak di bawah usia 3 tahun tidak di kenakan biaya
Penutupan
Sekian
laporan yang dapat saya sampaikan dan jabarkan kurang lebihnya mohon maaf.
Karena kebenaran datangnya hanya dari Allah SWT dan kesalahan datangnya dari
diri sendiri.
Kesan dan
pesan
Kesannya adalah
kita bisa melihat secara langsung bagaimana cara kerja mesin cetak tiket dan
juga bisa sekaligus mengeksplor jakarta lebih jauh lagi. Juga dalam kunjungan
ini saya bisa sekaligus menambah wawasan. Dan untuk pesannya agar bisa dalam
kunjungan selanjutnya untuk menaiki kereta jarak jauh karena sayapun jarang
menaiki kereta jarak jauh.
3.
PT. KAI menyediakan kereta pariwisata
