Kamis, 12 April 2018

Laporan Kunjungan Stasiun Gambir

Laporan Kunjungan Stasiun Besar Gambir


Laporan Kunjungan

STASIUN BESAR GAMBIR JAKARTA







Nama pembimbing: Kusnari S.pd
Nama pendamping: Dwi Agus Hariyanto M.pd
                                      Osda Ida Perida Manurung
Nama siswa : Aldy Nugraha
Kelas             : X AP 1
Tahun Ajaran: 2017/2018


Kata Pengantar
     Dengan menyebut nama Allah SWT yang maha esa. Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan laporan kunjungan tentang mesin cetak tiket di Stasiun Besar Gambir.
     Laporan ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat mempelancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan laporan ini.
     Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya.oleh karena itu dengan tanagan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki laporan kunjungan ini.
     Akhir kata kami berharap semoga laporan kunjungan tentang mesin cetak tiket mandiri di Stasiun Besar Gambir dapat sedikit memberikan manfaat dan informasi mengenai mesin tersebut kepada pembaca.

Jakarta, 5 April 18

Penyusun
Aldy nugraha



Dasar perintah
Siswa kelas  X AP1, SMK Negeri 9 Jakarta melakukan kunjungan ke Stasiun Gambir pada hari Selasa, 27 Maret 2018. Atas dasar perintah Pak Kusnari perihal untuk mempelajari tentang mesin cetak tiket mandiri.
Pak Kusnari memerintahkan secara langsung kepada para murid  X AP 1 pada saat pelajaran Teknologi Perkantoran

Perjalanan

    Pertama-tama kami berkumpul di sekolah pada pukul 06.30 WIB. Untuk sejenak sarapan dan menunggu perintah selanjutnya. Tepat pukul 07.30 WIB, kami mendapat perintah untuk bekumpul di parkiran sekolah untuk membagi kelompok dan di berikan sedikit pengarahan oleh Bapak Edi Sumartono selaku kepala staff Tata Usaha di SMKN 9 Jakarta. Setelah itu kami di berikan skema perjalanan di karenakan bus sekolah tidak bisa di sewa jadi kita menggunakan bus Transjakarta.
      Kami di dampingi oleh bapak Dwi Agus Haryanto dan juga Ibu Osda Ida Prida Manurung. Kami berangkat menuju halte busway Gedong Panjang dan menunggu kurang lebih sekitar 15 menit. Kemudian kami menaiki busway jurusan balai kota.
     Pada saat perjalanan suara kami harus di kecilkan agar tidak menganggu penumpang lain. Ternyata keindahan kota Jakarta itu indah dan menarik dimana bangunan tua bercampur dengan bangunan modern, itulah yang membuat menarik.
     Sepanjang perjalanan saya hanya berbicara sekali-kali untuk menanyakan kabar maupun tugas. Selang 30 menit kemudian kami sampai di halte balai kota dan sejenak beristirahat kembali absen kembali untuk memastikan tak ada yang tertinggal. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju stasiun gambir dengan berjalan kaki kurang lebih 5 menit melewati salah satu pintu masuk silang Monas yang terlihat jelas dari tempat kami berjalan.setelah itu kami pun sampai di suatu lapangan di stasiun gambir.




Stasiun Gambir
Kemudian kami di bagi lagi menjadi 2 kelompok di karenakan tempat mesin cetak mandiri ada di bagian utara dan selatan. X AP 1 di utara bersama Bapak Zaidan dan X AP 2 bersama Ibu Diah, kamimelihat bagaimana proses pencetakkan tiket dan juga melihat ruangan-ruangan yang ada di dalam kawasan stasiun gambir.
Saat berkeliling saya melihat banyak orang-orang yang inginbrtlibur maupun yang ingin pergi ke kampung halaman di lihat dari barang bawaaanya,dan juga para turis asing yang ingin berlibur. Mereka nampak senang dan juga nyaman.
Setelah itu kami di ajak ke sebuah aula yang terdapat di lantai 2. Yang ternyata ruangan itu adalah ruang VIP yang di tujukan untuk penumpang yang membawa rombongan lebih dari 20 orang. Di sana kami melakukan sesi tanya jawab dan juga bersenda gurau.
Kamipun bergegas menuju kembali ke tempat awal  untuk di berikan pengarahan oleh Kepala Stasiun Besar Gambir Ibu Rizky Afrida. Serta penyerahan sertifikat.

Kesimpulan
Dengan kegiatan ini saya dapat menyimpulkan bahwa:
1.    Stasiun Gambir hanya dapat melayani kereta api kelas eksekutif
2.    PT. KAI membuka program atau rute baru yaitu kereta bandara
3.    PT. KAI menyediakan kereta pariwisata
4.    Anak di bawah usia 3 tahun tidak di kenakan biaya

Penutupan
Sekian laporan yang dapat saya sampaikan dan jabarkan kurang lebihnya mohon maaf. Karena kebenaran datangnya hanya dari Allah SWT dan kesalahan datangnya dari diri sendiri.

Kesan dan pesan
Kesannya adalah kita bisa melihat secara langsung bagaimana cara kerja mesin cetak tiket dan juga bisa sekaligus mengeksplor jakarta lebih jauh lagi. Juga dalam kunjungan ini saya bisa sekaligus menambah wawasan. Dan untuk pesannya agar bisa dalam kunjungan selanjutnya untuk menaiki kereta jarak jauh karena sayapun jarang menaiki kereta jarak jauh.